Satu kata yang mungkin paling sering kita dengar
pada waktu kita berkomunikasi dengan saudara seiman kita, adalah kata
SHALOM.
Pada waktu kita menyapa saudara seiman, atau
ketika kita memulai percakapan di telepon, kita menyebut, SHALOM! Kalau
dulu, waktu kita mengangkat telepon, kita menyebut HALO, sekarang banyak
orang Kristen sudah menggantinya menjadi SHALOM. Anak laki-laki saya
umur tiga tahun, namanya Alluf, dia belum mengerti kata ini. Waktu dia
terima telepon, ada suara di ujung sana berkata, SHALOM. Dia langsung
menjawab, BUKAN, INI ALLUF!
Saudaraku, akan sangat menyedihkan kalau kita
mengganti kata HALO tadi dengan SHALOM tanpa diikuti oleh pemahaman yang
benar akan kata SHALOM itu sendiri. SHALOM tidak sama dengan HALO. Kata
HALO semata-mata kata sapaan, asalnya dari bahasa perancis kuno, HOLLA,
artinya BERHENTI! Sedangkan kata SHALOM bukanlah kata sapaan seperti
HALO. SHALOM sesungguhnya adalah kata yang memiliki makna yang luar
biasa dalamnya. Pada waktu mendengar kata ini, munkin sebagian dari kita
orang Indonesia langsung mengartikannya dengan "damai sejahtera", dan
mulai membayangkan suatu keadaan yang damai, aman dan makmur sejahtera,
yang tidak kunjung datang ke negeri ini.
Di dalam Alkitab, kata SHALOM memang seringkali
diterjemahkan dengan "damai sejahtera". Namun kata ini memiliki makna
yang sangat luas. Tidak sekedar 'damai' (peace) atau hubungan yang
harmonis antara kita dengan orang lain, tetapi juga 'keutuhan',
'kesejahteraan', 'kesehatan', 'kesembuhan', bahkan 'pembebasan',
'keselamatan'. Karena itu kata SHALOM ini dalam bahasa Yunani
diterjemahkan dengan beberapa istilah, yaitu eirene (kedamaian, kesejahteraan, kesehatan), hugianinein (keadaan baik, sehat) dan soteria
(pembebasan, keselamatan, kesembuhan). Anda sudah menangkapnya
sekarang? SHALOM yang dimaksud Alkitab ternyata mencakup semuanya itu.
Jadi sebenarnya penerjemahan SHALOM ke dalam bahasa Indonesia menjadi
dua kata 'damai sejahtera', itupun masih tidak cukup mewakili arti yang
sesungguhnya dari SHALOM itu. Untuk memahami kata SHALOM ini secara
utuh, saya mengajak anda untuk merenungkan beberapa poin yang penting
untuk kita mengerti.
Yang pertama adalah
bahwa SHALOM atau damai sejahtera adalah inisiatif Allah dan keluar dari
ALLAH, bukanlah inisiatif manusia. Manusia di dalam dirinya dan dari
dirinya sendiri tidak dapat memberikan SHALOM sebagaimana yang
dimaksudkan Alkitab. SHALOM adalah suatu kondisi surgawi, yang hanya
dapat diturunkan oleh Dia yang berasal dari surga. Tuhan Yesus di dalam
hidup-Nya di bumi selalu memberi salam kepada orang-orang dengan cara
demikian, "SHALOM bagi kamu," dengan penuh
kesadaran bahwa damai sejahtera itu berasal dari diri-Nya sendiri.
Paulus kerapkali menyebutkan 'Allah (sumber) SHALOM' di dalam
surat-suratnya. Juga kata-kata berkat seringkali ia ucapkan seperti
ini: "Kasih karunia dan SHALOM dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu" (Filemon 1:3). Kesaksian Yohanes di dalam Wahyu dibuka dengan doa: "Kasih karunia dan SHALOM menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang ... " (Wahyu 1:4). Juga di dalam suratnya Yohanes juga mengatakan: "Kasih
karunia, rahmat dan SHALOM dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus,
Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih" (2 Yoh 1:3).
Yang kedua adalah
bahwa SHALOM selalu berfokus pada Kristus. Dalam membicarakan SHALOM,
Alkitab selalu mengarahkannya pada satu titik pusat, yaitu Kristus.
Sesungguhnya Kristus adalah pusat manifestasi SHALOM di atas bumi. Di
dalam Kristus kita melihat wujud SHALOM secar sempurna, tidak parsial.
Suatu kali Yesus mengingatkan murid-murid-Nya: "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang"
(Matius 10:34). Itu karena damai yang dimaksudkan Yesus adalah damai
atau damai sejahtera yang berfokus pada diri-Nya, hubungan dengan-Nya,
bukan sekedar keadaan adem, rukun, tenteram dan aman, atau suatu
kesatuan dan persatuan, atau suatu masyaratkat yang tercukupi sandang,
pangan dan papan. LSM-LSM meneriakkan hal-hal tersebut, juga Greenpeace,
bahkan PBB. Namun Yesus bukan LSM. Damai sejahtera yang ditawarkan-Nya
bukan seperti damai sejahtera yang ditawarkan dunia, melainkan damai
sejahtera yang berpusat pada diri-Nya sendiri. Dialah RAJA SHALOM
seperti yang dinubuatkan Yesaya: "Sebab seorang anak
telah lahir untuk kita; seorang putra telah diberikan untuk kita;
lambang pemerintahan ada di atas bahuNya, dan namanya disebutkan orang:
Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, RAJA SHALOM"
(Yesaya 9:5). Kristuslah sesungguhnya SHALOM kita, karena Dia telah
merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan kita dengan Allah, sehingga
kita yang dahulu jauh kini menjadi dekat karena darah-Nya (Efesus
2:13-14).
Poin ketiga, SHALOM
berbicara tentang kondisi hati, bukan materi. Ukuran SHALOM tidak
mengikuti ukuran dari dunia ini, hal ini ditegaskan oleh Tuhan Yesus
sendiri: "Damai sejahtera kutinggalkan bagimu. Damai
sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang kuberikan tidak seperti
apa yang diberikan oleh dunia kepadamu ..." (Yohanes 14:27).
Karena itu, SHALOM yang kita miliki sama sekali tidak tergantung pada
keadaan fisik kita, harta benda kita, lingkungan kita, atau dunia tempat
kita berpijak. SHALOM atau damai sejahtera yang dari Tuhan, tetap dapat
kita tunjukkan bahkan dalam kondisi yang paling buruk sekalipun. Firman
Tuhan di Yohanes 16:33 berkata: "Semuanya itu
Kuberikan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam
dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah
mengalahkan dunia." Sebagai umat Tuhan, damai sejahtera Allah menjadi kekuatan kita dalam menjalankan mandat dari Allah di bumi: "Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Yesus Kristus"
(Filipi 4:7). Bukanlah kondisi dunia yang menguasai kita, atau
memerintah atas kita, melainkan SHALOM-Nya, damai sejahtera-Nya: "Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu" (Kolose 3:15). Sesungguhnya damai sejahtera Allah itu sedang dan akan terus memerintah atas kita umat-Nya, dalam segala hal: "Dan
Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya
terus menerus, dalam segala hal, kepada kamu. Tuhan menyertai kamu
sekalian" (2 Tesalonika 3:16).
Keempat, SHALOM
selalu dikaitkan dengan bakti kita kepada Allah. Damai sejahtera
diberikan-Nya kepada kita semata-mata untuk mendekatkan kita kepada-Nya,
karena damai sejahtera itu dipakai-Nya sebagai alat pengudusan kita. "Semoga
Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa
dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan
Yesus Kristus, Tuhan kita" (1 Tesalonika 5:23). Karena itu, damai
sejahtera itu khusus diberikan bagi mereka yang berada di dalam
Kristus. "Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam
Kristus. Amin" (1 Petrus 5:14). Lalu bagaimana dengan orang-orang di
luar Kristus? Yesaya menegaskan: "Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik! firman TUHAN"
(Yesaya 48:22). Alasannya jelas, yaitu karena damai sejahtera Allah
selalu diarahkan kepada kehidupan yang penuh dedikasi kepada Kristus,
sebagaimana yang diinginkan oleh Roh Kudus: "Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera" (Roma 8:6). Kita sering mendengar ayat yang terkenal ini: "Sebab
Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai
kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan
bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang
penuh dengan harapan" (Yeremia 29:11). Kepada siapa firman ini berbicara? Ya, hanya bagi umat-Nya, anda dan saya.
Terakhir, damai
sejahtera yang sejati hanya dapat tercapai melalui Injil. Karena Injil
berbicara tentang kehidupan Yesus Kristus yang adalah manifestasi SHALOM
yang sejati, maka sia-sialah manusia yang mencari damai sejahtera di
luar Injil. Damai sejahtera yang sejati hanya dapat ditemukan di dalam
Injil Kerajaan, karena itulah Injil Kerajaan disebut juga INJIL SHALOM: "Kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan INJIL SHALOM"
(Efesus 6:15). Injil Kerajaan tidak berisi perkara-perkara fana
menyangkut materi dan ketentraman duniawi, makanan dan minuman,
melainkan soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
(Roma 14:17).
Tugas kita adalah menyatakan buah Roh yang
ditanam-Nya dalam diri kita, salah satunya adalah damai sejahtera
(Galatia 5:22). Tuhan Yesus menyatakan, "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah"
(MAtius 5:9). Bagi kitalah kalimat itu ditujukan, yaitu orang-orang
yang memanifestasikan damai sejahtera Allah di dalam segala aspek
kehidupan.
Sekarang, bila Anda mengucapkan kata SHALOM
kepada siapa saja, jangan biarkan itu menjadi sekedar kata sapaan yang
keluar begitu saja, melainkan ingatlah selalu akan maknanya yang begitu
dalam, yang akan mengarahkan Anda dan saya kepada satu Pribadi, yaitu
Kristus. Renungkanlah SHALOM yang diberikan-Nya kepada kita:
memperdamaikan kita dengan Bapa-Nya, tiap tetesan darah-Nya adalah bukti
nyata, betapa Ia rindu memberikan kepada kita apa yang tidak dapat
diberikan dunia ini, supaya kita yang dibela oleh-Nya, dapat menikmati
hidup di dunia ini sebagai orang-orang yang mengenal Dia, meresponi
kematian-Nya dengan sebuah pengakuan, mengasihi Dia, dan memiliki
hubungan yang intim dengan-Nya.
Tiga setengah tahun di bumi, Tuhan Yesus
terus-memerus memberitakan Injil SHALOM, mengajar tentang SHALOM,
mengusir setan yang telah mencuri SHALOM Allah atas manusia, dan
menyembuhkan orang-orang dari sakit-penyakit sebagai salah satu wujud
SHALOM itu. Kini sudah dua ribu tahun lebih, kerinduan Yesus tetap sama,
yaitu supaya SHALOM, damai sejahtera yang sejati itu, dapat dinikmati
oleh manusia yang dikasihi-Nya. Maukah Anda meresponi kerinduan Tuhan?
(Sumber: Internet)
(Renungan "Bethany" Desember 2007)
|
|
Monday, 30 July 2012
Shalom :)
Sunday, 29 July 2012
Catatan Khotbah sesi III konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
Catatan Khotbah sesi III konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
(8) Sebab kerana kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (9) itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (10) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, suapaya kita hidup di dalamnya.
Kolose 1: 4
karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus.
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya dapat diselamatkan.
2. Allah memberikan kasih karunia kepada orang percaya dan oleh kerena kasih karunia org diselamatkan.
Ibrani 4: 16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
cara untuk menerima kasih karunia:
1. Mempelajari dan mentaati Firman Tuhan.
2. Mendengarkan dan memberitakan Inijl.
3. Doa sangat penting.
4. Berpuasa untuk menyembah Kristus.
5. Ikut serta dalam perjamuan Kudus.
4. Kasih Karunia Allah boleh ditentang.
Ibrani 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan mencemarkan banyak orang.
Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatikan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.
1 Tes 5: 19
Janganlah padamkan Roh,
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenarann oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.
(4) kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia. (5) Sebab oleh Roh, dan kerana iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
- Kalau kita tidak menyerahkn hidup kt kpada Tuhan, kita tidak akan dapat melihat kebesaran Tuhan.
- Seorang askar Kristus tidak akan goyah. Teguran tidak akan mengoyahkn tetapi dibentuk.
- [Filipi 4 : 8 - Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu] -> Tanpa kekudusan kita tidak dapat melihat Tuhan. sgala yang baik, itu yang kita fikir.
- Jangan cari orang yang lemah untuk bertanding.
(8) Sebab kerana kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (9) itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (10) Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, suapaya kita hidup di dalamnya.
- Mengongsikan kebaikan Tuhan adalah suatu cara kita untuk merendahkan diri.
- Tingkatkan iman kita.
- Setiap orang dilahirkan dengan mempunyai sedikit iman untuk keselamatan.
- kita harus mengongsikan kebenaran Tuhan sdikit demi sedikit.
Kolose 1: 4
karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus.
- Kita diselamatkan kerana kasi karunia Tuhan.
- Tuhan telah melakukan sesuatu yang luar biasa.
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya dapat diselamatkan.
- Menyelamatkan adalah tanggungjawab Tuhan, mengongsikan Firman Tuhan adalah tanggungjawab kita.
2. Allah memberikan kasih karunia kepada orang percaya dan oleh kerena kasih karunia org diselamatkan.
- Tuhan telah memberi Roh Kudus dalam hidup kita supaya kita mentaati Tuhan.
- kekuatan kita adalah mengasihi Dia.
- Kekuatan keluarga adalah apabila anak-anak mengasihi ibu bapa.
- Iri hati tiada dalam kamus orang kristian.
- harus mempunyai sikap mementingkan orang lain dari diri sendiri.
- Orang yang kuat berdoa, dia akan cerita pasal Tuhan.
Ibrani 4: 16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
cara untuk menerima kasih karunia:
1. Mempelajari dan mentaati Firman Tuhan.
2. Mendengarkan dan memberitakan Inijl.
3. Doa sangat penting.
4. Berpuasa untuk menyembah Kristus.
5. Ikut serta dalam perjamuan Kudus.
4. Kasih Karunia Allah boleh ditentang.
Ibrani 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan mencemarkan banyak orang.
- Jangan menjauhkan diri.
Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatikan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.
- Bila kita tidak guna kasih karunia yang sudah Tuhan bri, kita sedang mensia-siakan kasih karunia Tuhan.
1 Tes 5: 19
Janganlah padamkan Roh,
- Jangan padamkan kasih karunia Tuhan.
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenarann oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.
- Bersyukur kepada Tuhan, kita telah diselamatkan kerana iman kepada Yesus Kristus.
(4) kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia. (5) Sebab oleh Roh, dan kerana iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
- Tuhan telah berikan iman yang sepatutnya kepada orang-ornag yang belum tahu kebenaran.
- Kalau kita masih melakukan dosa, datang kepada Tuhan.
- Jadilah saksi Kristus.
- sentiasa menjaga diri dalam kebenaran Tuhan.
- Tuhan telah menjanjikan kita keselamatan, adakah kita menghargai kasih karunia Tuhan?. Jika kita menghargai, kuasa Tuhan akan terus bekerja dalam hidup.
Catatan Khotbah sesi II konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
Catatan Khotbah sesi II konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
Memiliki Kekuatan di dalam Tuhan
2 Tim 1 : 6-14
(6) Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. (7) Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (8) Jaadi danganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu kerana aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. (9) Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zamann (10) dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamatkan kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. (11) Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru. (12) Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan. (13) Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus. (14) Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kitta.
Mengobarkan Karunia yang Tuhan bri.
Mengobarkan= panaskan/hangatkan.
1 Kor 9 : 27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Memiliki Kekuatan di dalam Tuhan
- Kalau mahu dipakai Tuhan dalam hidup, silakan berjalan untuk Tuhan.
- Untuk mahu hidup hebat, kita harus bersedia kerna kita lebih dari pemenang.
- Kita haruslah selalu fikir smua yang kita miliki adalah datang dari Tuhan.
- Apabila kita tinggal di dalam kebenaran, apapun hentaman ataupun masalah yang datang,kita akan tetap senyum lebar kerana Tuhan tetap mengasihi kita.
- Tuhan mahu membentuk kita. jika ada orang yang memberi tekanan di dalam hidup kita, itu adalah untuk pembentukan diri kita.
- Perubahan di dalam minda akan mengubah kehidupan kita.
- Kita perlu series dengan Tuhan.
- Jangan kita tinggalkan pelayanan yang indah di dalam Tuhan.
2 Tim 1 : 6-14
(6) Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. (7) Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (8) Jaadi danganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu kerana aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. (9) Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zamann (10) dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamatkan kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. (11) Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru. (12) Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan. (13) Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus. (14) Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kitta.
Mengobarkan Karunia yang Tuhan bri.
Mengobarkan= panaskan/hangatkan.
- Kita menyanyi dan menari untuk memuliakan Tuhan.
- Tidak mengapa kalau menderita di dalam Tuhan, Tuhan yang akan memelihara kita.
- Jangan tinggalkan kebenaran tetapi tinggallah di dalam kebenaran.
- usahakanlah Firman Tuhan.
- ayat 6 - karunia khusus dan dari Roh Kudus. kita sebagai anak-anak Tuhan tahu apa kekuatan kita.
- Gunakanlah waktu yang ada untuk menyebarkan kebenaran.
1 Kor 9 : 27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
- Disiplinkan diri kita. kalau bukan kita siapa lagi.
- Perubahan adalah pilihan dalam hidup kita.. ambillah posisi di dalam kebenaran Tuhan.
Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
- membaca Firman Tuhan dan berdoa.
- Tuhan sudah beri peluang untuk belajar jadi bantulah keluarga dengan belajar betul2.. jangan sia-siakan komitmen ibu bapa yang bersusah payah untuk bekerja untuk membiayai pelajaran serta keperluan kita.
- Jangan benci sesiapa tetapi mari kita benci kuasa kegelapan.
Catatan Khotbah sesi I konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
Catatan Khotbah sesi I konferensi Pmm Kwsn Kngau. (Pst Charles Albert)
Pengertian Dinamik : penuh semangat, pantas bergerak, bertenaga dan boleh menyesuaikan diri.
Roma 5: 20-21
(20) Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya perlanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, (21) supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
1. Iman bererti percaya dengan sungguh2 kepada Kristus Yesus dan hidup benar terus menerus di dalam Tuhan.
-Roma 8: 11-13
-Roma 6:17
-Efesus 6:6
-Ibrani 10: 22
2. Iman meliputi pertaubatan.
Beriman kepada Yesus kristus sebagai Juruselamat adalah sebagai tindakan iman.
Pengertian Dinamik : penuh semangat, pantas bergerak, bertenaga dan boleh menyesuaikan diri.
- Belajarlah daripada ibubapa, jika kita melakukan sesuatu yang bukan kehendak Tuhan, kita harus reform.
- Buktikan bahawa kasih yang kita miliki ialah kasih yang hidup.
- Kasih sayang dari seorang anak dapat membuatkan ibubapa bersemangat untuk hidup.
Roma 5: 20-21
(20) Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya perlanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, (21) supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
- Bila manusia menerima hukum Tuhan, mereka menerima standard Tuhan.
- Tuhan telah adakan 1 rancangan manusia untuk menyelamatkan umat manusia.
- keselamatan adalah kepada setiap orang yang percaya.
- Iman kepada Yesus Kristus adalah keselamatan. Iman bukan sahaja pengakuan tetapi lahir dari hati. untuk merasai Kasih Karunia Tuhan, kita perlu ada iman.
- Tuhan mahu curahkan Kasih Karunia-Nya dalam hidup kita.
- Keselamatan kita datang sebagai karunia daripada Kasih Karunia Allah.
1. Iman bererti percaya dengan sungguh2 kepada Kristus Yesus dan hidup benar terus menerus di dalam Tuhan.
- Orang yang benar tetap hidup di dalam iman dan hidup dalam kekayaan rohani.
- 'Shallom' : berkat yang telah Tuhan janjikan yang ada dalam hidup kita.
-Roma 8: 11-13
-Roma 6:17
-Efesus 6:6
-Ibrani 10: 22
2. Iman meliputi pertaubatan.
- Jika ada masalah jangan bawa masalah sampai esok.
- Gunakanlah kekuatan untuk kemuliaan Tuhan. Bina khemah untuk kemuliaan Tuhan. Adakah diri kita telah sedia untuk membritakan tentang Tuhan dalam hidup kita?.
- Jangan rasa buang masa di dalam Gereja, dimana pun kita berada kita mesti cari gereja.
- Cinta bukan pandang pertama, bawa kepada Tuhan, cerita kepada Tuhan, jangan ingat orang yang hensem boleh menjamin kebahagiaan kita. Dalam bercinta, kt harus mgatakan "saya suka dia, dia suka saya, kami suka Yesus!!"
- Kita harus berbalik dari dosa yang mendalam. Iman yang menyelamatkan ialah iman yang membawa kepada pertaubatan.
- Dosa menjadi penghalang hubungan kita dengan Tuhan.
- orang yang mempunyai iman akan terus taat kepadda Tuhan.
- Tuhan mahu kt menyenangkan hati-Nya.
- Tuhan mahu kita terus maju untuk Kemuliaan Tuhan, jangan kita diam dalam satu posisi sahaja.
- Dalam amsal ada tertulis tentang carilah ilmu dan carilah hikmat dan dalam Perjanjian Baru, kekayaan akan mengejar kamu kerana kamu mengejar kerajaan Tuhan.
- Iman bukan main2. Iman adalah tindakan peribadi.
- Apabila kita terikat dengan kristus, 3 perkara yang kt perlu ada. yang pertama adalah komitmen kita untuk mengikut Tuhan, kedua... kita perlu ada disiplin untuk mengikut Tuhan dan ketiga, kita harus mengenal siapa diri kita dihadapan Tuhan dan mengenal kelebihan serta kekurangan yang ada pada diri kita.
Beriman kepada Yesus kristus sebagai Juruselamat adalah sebagai tindakan iman.
- Jangan kita hanya beriman tetapi x bertumbuh. Tuhan mahu karunia kita bertambah.
- Setelah percaya dan menerima Tuhan kita harus bertumbuh.
- Kita perlu maju. orang yang mundur ialah orang yang tiada hala tuju.
- Kita tahu kemana kita tuju kerana kita beriman kepada peribadi Kristus.
- Iman kita haruslah bertambah dan lebih besar.
- Kepercayaan menjadi kesetiaan, kesetiaan menimbulkan ketaatan dan ketaatan menimbulkan pengabdiaan. Pengabdian merupakan perasaan ikatan peribadi dan tiada sesiapapun yang boleh memisahkan kita dengan Tuhan.
- Kita harus bertumbuh. ada keseimbangan dan perkembangan di dalam hidup kita.
- we must prove that we love Jesus.
Friday, 27 July 2012
I can do all things through HIM who strengthens me.
I can do all things through HIM who strengthens me. ( PHILIPPIANS 4:13)
dalam apapun yang saya hadapi dan lakukan di dalam hidup ini, sa yakin bahwa Tuhan ada berserta dengan saya. Penyertaan Nya membuatkan saya merasakan damai dan sukacita yang luar biasa di dalam hidup sa. sjak sa mngambil keputusan untuk mnyerahkan seluruh hidup sa kpd Tuhan, smua prkara dlm hidup sa menjadi teratur semula. wlaupun kadang2 sbagai manusia, sa mmg tidak lari dari mbuat ksilapan namun Tuhan sentiasa menegur saya melalui kwn2, mlalui FirmanNya.. dan sa akan brusaha untuk hidup menyenangkan hati sesama terlebih menyenangkan hati Tuhan.
sa mau sntiasa brsyukur utk apa yg telah sa hadapi dlm hidup sa ni. wlaupun terkadang agak berat shingga mbuatkn sa ingin putus asa,. tetapi Tuhan tidak membiarkan saya, dan Dia memberikan sa jalan keluar utk setiap masalah yg sa hadapi. Sgala puji, sgala hormat, hanya untuk Tuhan Yesus Kristus, juruselamat hidup sa. Haleluyah> :D
dalam apapun yang saya hadapi dan lakukan di dalam hidup ini, sa yakin bahwa Tuhan ada berserta dengan saya. Penyertaan Nya membuatkan saya merasakan damai dan sukacita yang luar biasa di dalam hidup sa. sjak sa mngambil keputusan untuk mnyerahkan seluruh hidup sa kpd Tuhan, smua prkara dlm hidup sa menjadi teratur semula. wlaupun kadang2 sbagai manusia, sa mmg tidak lari dari mbuat ksilapan namun Tuhan sentiasa menegur saya melalui kwn2, mlalui FirmanNya.. dan sa akan brusaha untuk hidup menyenangkan hati sesama terlebih menyenangkan hati Tuhan.
sa mau sntiasa brsyukur utk apa yg telah sa hadapi dlm hidup sa ni. wlaupun terkadang agak berat shingga mbuatkn sa ingin putus asa,. tetapi Tuhan tidak membiarkan saya, dan Dia memberikan sa jalan keluar utk setiap masalah yg sa hadapi. Sgala puji, sgala hormat, hanya untuk Tuhan Yesus Kristus, juruselamat hidup sa. Haleluyah> :D
-Pilihan-
BOLEHKAH SEORANG KRISTEN MEMPUNYAI SEORANG PACAR?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda harus bertanya pada diri Anda
sendiri dengan sebuah pertanyaan yang lain, yaitu apa yang Anda
maksudkan ketika Anda menyebut tentang seorang pacar? Alkitab dengan
jelas menyatakan bahwa kita tidak diperbolehkan melakukan hubungan
seks dengan siapa pun juga (termasuk pacar atau tunangan) di luar
nikah. Kalau mempunyai seorang pacar berarti melakukan hubungan seks,
maka orang Kristen tidak perlu mempunyai pacar, karena tidak mungkin
kita mentaati hukum-hukum Tuhan sekaligus melanggarnya. Tapi jika
mempunyai pacar artinya sedang mencari kehendak Tuhan untuk hidup
pernikahan kita dengan menjaga kesucian, maka orang Kristen boleh
memiliki pacar. Allah menciptakan masing-masing kita secara berbeda
dan dengan karunia yang berbeda. Yang Allah harapkan dari kita adalah
kita dapat menggunakan karunia-karunia itu dengan bijaksana.
Jika kita mencari kehendak Tuhan untuk menemukan pasangan hidup kita,
maka kita akan mengetahui orang macam apa yang paling cocok sebagai
pasangan kita. Satu cara yang baik untuk melakukan hal ini adalah
dengan berbicara, mendengarkan, bekerjasama, dan menikmati
persahabatan dengan orang lain, antara pria dan wanita. Dengan
melihat persahabatan semacam ini, kita bisa belajar hal-hal apa yang
sesuai untuk kita. Kita bisa mempelajari dengan cara bekerjasama dan
melihat apakah teman kita bekerja dengan menikmati pekerjaannya atau
tidak mau melakukan bagiannya. Kita bisa belajar dengan cara pergi ke
gereja bersama-sama dan melihat apakah teman kita tertarik untuk
melayani Tuhan atau tidak. Kita bisa belajar dengan mengunjungi orang
tua mereka dan melihat apakah mereka menghormati dan menghargai orang
tua mereka atau tidak. Kita bisa belajar apakah kita dengan teman
kita mempunyai kesenangan yang sama dengan mengambil waktu untuk
bercakap-cakap. Kita belajar untuk berbelas kasihan kepada orang lain
dengan cara saling berbagi masalah dan penderitaan kita. Pernikahan
adalah suatu hubungan seumur hidup. Ketika Anda berpikir untuk
menikahi seseorang, Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri
pertanyaan ini, "Dengan kekuatan yang dari Tuhan, bersediakan saya
untuk tetap mencintai orang ini selama 50 tahun mendatang mulai dari
sekarang?" Ini adalah ikat janji yang Anda buat ketika Anda menikah.
Thursday, 26 July 2012
Pasangan yang anda patut cari! :)
Kriteria Pasangan yang Pantas anda nantikan.
Dalam penantian para single, tentu ada sejumlah kriteria yang dimiliki untuk calon pasangan hidup. Mulai dari kriteria fisik maupun non fisik, entah itu realistis atau justru mungkin terkesan matrealistis. Semua itu terbentuk berdasarkan pemahaman kita tentang arti sebuah hubungan, apakah kita menjalaninya hanya untuk sebuah status atau untuk sebuah komitmen serius bernama pernikahan.
Namun bagaimana sebenarnya kriteria pasangan hidup yang patut kita nantikan itu? Berikut beberapa kriteria yang mungkin dapat memberi Anda gambaran tentang pasangan terbaik Anda :
Realistis VS Matrealistis
Dalam kehidupan ini tidak dipungkiri bahwa segala sesuatu dilihat berdasarkan materi. Namun apakah itu lantas memakai kekayaan sebagai salah satu kriteria pasangan hidup? Tentu saja tidak. Sejarah membuktikan bahwa banyak orang yang tadinya kaya (karena harta warisan) kemudian jatuh miskin karena tidak bisa mengelola hartanya, bahkan Alkitab pun mencatat bahwa kekayaan akan habis (Yakobus 5:2).
Jadi daripada menanti seseorang yang bergelimang harta, cobalah melirik orang yang rajin dan pekerja keras (Amsal 10:4) serta mengandalkan Tuhan dalam segala pekerjaannya (Filipi 4:13). Disinilah letak perbedaan antara realistis dan matrealistis.
Tipuan Wajah VS Kekuatan Karakter
Dunia entertaimen selalu memanipulasi bahwa mendapat pasangan yang cantik / tampan dan tubuh yang sempurna akan memberikan sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri. Ironinya, banyak orang-orang yang mengikuti tipuan tersebut dan memilih memuaskan pandangan mata mereka namun membiarkan hati mereka kosong. Padahal keindahan fisik seseorang cepat atau lambat akan habis termakan usia, dan yang tersisa hanyalah karakternya saja.
Jadi daripada mengejar wajah tampan / cantik seseorang, fokuslah kepada karakter mereka. Tanyakan pada diri Anda, apakah dia pantas menjadi ayah / ibu anak-anak Anda nanti? Seberapa banyak buah-buah Roh dalam Galatia 5:22-23 terpancar dalam dirinya? Karena yang harus kita perhatikan adalah, jika salah satu ciri itu tidak ada sebelum upacara pernikahan maka itu juga tidak akan ada setelah upacara pernikahan. Dan tentunya ini akan menyebabkan masalah-masalah penting dalam pernikahan.
Perasaan Aman Bersamanya VS Aman Bersama-Nya
Salah satu kebutuhan manusia menurut Abram Maslow adalah kebutuhan atas rasa aman dan perlindungan. Kebutuhan ini bahkan menduduki peringkat kedua setelah kebutuhan utama, yaitu kebutuhan fisiologi seperti makanan dan minuman. Tentu kebutuhan ini bukanlah sesuatu yang salah, namun jika kita menggunakannya sebagai kriteria pasangan hidup sehingga membuat kita tidak bisa tenang tanpa pasangan kita, maka itu menjadi hal yang menyeramkan.
Rasa aman yang sejati hanya dapat kita peroleh di dalam Tuhan (Mazmur 62:2-3). Karena itu, pasangan yang pantas Anda nantikan adalah seseorang yang membuat Anda semakin mendekat kepada Tuhan. Dengan begitu, Anda berdua akan mampu mengerjakan banyak hal untuk kemuliaan Allah.
Memang benar bahwa tidak ada manusia yang sempurna, namun ketika seseorang mau mengikut Yesus, maka Roh Kudus akan mengerjakan hal-hal baik dalam hidupnya dan tentunya membuatnya menjadi pasangan yang pantas untuk kita nantikan. Dan sembari dia menjalani proses tersebut, mari kita pun mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tidak bersikap kompromi dengan kriteria-kriteria dunia.
(Sumber: Jawaban.com)
*kesimpulannya, dalam mencari pasangan hidup… wajah yang tampan dan kekayaan tidak akan menjamin kebahagiaan hidup. Ini kerana, rasa aman dan sukacita hanya datang daripada Tuhan.
Subscribe to:
Comments (Atom)

